Featured Posts
Recent Articles

Selasa, 20 Desember 2011

Pengembangan

Setelah organisasi menetapkan tujuannya, menentukan cara bagaimana mencapai tujuan tersebut dan membagi tugas kepada para anggota organisasinya (departementalisasi) dan menciptakan sinergi dan integrasi antar departemennya, langkah selanjutnya adalah melakukan pengembangan atas tujuan, rencana dan pengorganisasian yang telah dilakukan

Pengembangan yang dilakukan akan diimplementasikan pada tiga hal :

a. Manusia

b. Struktur

c. teknologi

Pengembangan pada manusia intinya adalah memberdayakan (empower) sumber daya manusia yang dimiliki agar mampu mengeluarkan segenap potensi yang dimilikinya (apabila mungkin melampauinya) agar berkontribusi optimal bagi organisasi dan merasakan kepuasan ketika berkontribusi

Megembangkan potensi pada manusia dapat ditempuh dengan cara :

¤ Memberi arah pengembangan yang jelas

¤ Mengkomunikasikan pengembangan tersebut

¤ Memberi contoh keberhasilan pengembangan

Namun demikian, seringkali manusia (employee) tidak ingin berkembang demi perusahaannya.

Menurut teori X dan Y golongan employee berjenis X lebih memilih bekerja sedikit namun penghasilan tetap/lebih besar

Ketika mendapati karyawan demikian, maka pimpinan wajib memotivasi para karyawannya agar mampu berkontribusi optimal bagi perusahaan

Motivasi

Menurut Herzberg, pimpinan dapat memotivasi karyawannya dengan cara :

a. Memotivasi dengan “Kita”

b. Menyesuaikan waktu di tempat kerja

c. Menaikkan upah

d. Memberi keuntungan tambahan

e. Memberikan pelatihan-pelatihan

f. Komunikasi dua arah

g. Partisipasi kerja

h. Konseling karyawan

Memotivasi dengan “Kita”

Katakan kepada karyawan bahwa perusahaan adalah milik kita, bukan orang lain, sehingga maju-mundurnya perusahaan akan berdampak langsung ke “kita”

Tempatkan “kita” sebagai pilihan bukan sekedar dorongan

Memilih maju atau memilih mudur semuanya berada di tangan “kita”

Menyesuaikan waktu bekerja

Pangkas waktu bekerja sesuai dengan kemampuan standar manusia

Namun demikian, pada saat yang sama, sadarkan bahwa karyawan yang termotivasi untuk memilih maju akan memilih untuk mencari lebih banyak waktu dan bukannya lebih sedikit.

Menaikkan upah

Tekanan yang buruk (upah sedikit) akan membuat orang malas bergerak. Tekanan yang baik (upah yang sesuai) akan membuat orang bergerak positif

Upah merupakan alat pengurang ketidak puasan bukan alat pemuas

Memberi keuntungan tambahan

Berikan keuntungan tambahan bagi karyawan yang bersedia meluangkan waktu lebih banyak, menghabiskan tenaga lebih besar bagi kepentingan perusahaan

Keuntungan tambahan juga perlu diberikan ketika perusahaan mencapai target-target yang dicanangkan.

Memberi pelatihan

Dari sudut pandang hard skill, karyawan yang memiliki kehalian lebih baik akan lebih termotivasi untuk memberikan lebih banyak

Dari sisi soft skill, karyawan perlu disadarkan (kembali) akan posisi dan peranannya di dalam perusahaan dan di dalam mengambil pilihan

Komunikasi dua arah

Yang tersulit bukanlah membuat perintah, namun bagaimana membuat orang lain menjalankan perintah

Komunikasi yang disertai dengan contoh dan tujuan akan lebih efektif sampai ke karyawan

Feed back dari karyawan merupakan input berharga bagi pimpinan dan perusahaan

Partisipasi dan konseling

Partisipasi :

Pastikan bahawa karyawan merasa sebagai bagian tidak terpisahkan dari maju-mundurnya perusahaan

Konseling :

Pastikan pula bahwa perusahaan merupakan wujud keluarga besar dimana karyawan adalah salah satu komponennya sehingga masalah-masalahnya akan selalu didengar

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

We will keep You Updated...
Sign up to receive breaking news
as well as receive other site updates!
Subscribe via RSS Feed subscribe to feeds
My Link
Popular Posts
Recent Stories
Connect with Facebook
Followers
Visitor